I'LL FOLLOW THE SUN

Love, Light, Live by galih sedayu

Posts Tagged ‘galih sedayu

Seruput Kehangatan Di Warung Kopi Asiang

leave a comment »

Teks & Foto / Text & Photographs : galih sedayu

Jika kita berkesempatan mampir ke Kota Pontianak, “Warung Kopi Asiang” adalah salah satu kunjungan wajib terutama bagi para penggemar kopi nusantara. Berdiri sejak tahun 1958, warung ini diberi nama sesuai dengan nama pemilik warung & penyeduh kopinya yakni “Asiang”. Orangnya nyentrik, usianya sekitar 63 tahun, berbadan tinggi besar, berkepala plontos, mimiknya nyaris tanpa ekspresi, punya kebiasaan tidak mengenakan baju dan hanya bercelana pendek saja, serta tatonya tampak terlihat jelas di dada & lengan bahu kanannya. Jarang sekali kita melihat Pak Asiang beristirahat karena sibuk meladeni para pelanggan yang memesan kopi. Warung Kopi ini terletak di Jalan Merapi No.193 Pontianak. Buka setiap hari dari jam 3 subuh sampai jam 2 siang. Harga yang dipatok Warung Kopi Asiang bervariasi. Kopi hitam seharga Rp 5.000 dan kopi susu seharga Rp 7.000. Sedangkan untuk aneka kue seperti kue pisang, roti tawar, kue apem dihargai Rp 3.000, kecuali untuk roti selai seharga Rp 5.000. Silakan kunjungi Warung Kopi Asiang ini bagi siapapun yang mendambakan kehangatan & aroma kopi yang dimiliki oleh Kota Khatulistiwa ini.

Pontianak, 30 Oktober 2017

***

If we have the opportunity to stop by the city of Pontianak, “Asiang Coffee Shop” is one of the mandatory visit, especially for fans of coffee archipelago. Established since 1958, this shop is named after the name of the owner of the coffee shop “Asiang”. He was a quirky man, 63 years old, tall, big-headed, his expression barely expressionless, had the habit of not wearing clothes and only shorts, and his tattoos were clearly visible on the chest & arm of his right shoulder. Rarely do we see Asiang rest because of busy serving customers who order coffee. This Coffee Shop is located at Jalan Merapi No.193 Pontianak. Open daily from 3am to 2pm. Prices are pegged Warung Kopi Asiang vary. Black coffee for Rp 5,000 and milk coffee worth Rp 7,000. As for the various cakes such as banana cake, bread, apple cake priced at Rp 3,000, except for bread jams for Rp 5,000. Please visit this Asiang Coffee Shop for anyone who crave the warmth & aroma of coffee owned by this Equatorial City.

Pontianak, October 30, 2017

DSCF7828

DSCF7801

DSCF7833

DSCF7842

DSCF7880

DSCF7864

DSCF7835

DSCF7897

DSCF7883

DSCF7905

DSCF7884

DSCF7888

DSCF7899

DSCF7928

DSCF7913

DSCF7933

DSCF7820

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Advertisements

Kolaborasa Merah Putih Di Negeri Pagoda | Red & White Collaboration In Pagoda Country

leave a comment »

Teks & Foto / Text & Photographs : galih sedayu

Indonesia adalah sebuah negeri dengan jutaan cerita yang tak akan ada habisnya. Pesonanya begitu memikat hingga ia kerap dijuluki permata khatulistiwa. Ribuan pulau dengan segala keajaiban yang dimilikinya menjadi potensi pariwisata yang sangat berharga di mata dunia. Namun bukan berarti kita hanya berdiam diri dan berleha-leha saja menanti turis asing yang menyambangi tanah air. Menjemput bola kadang menjadi kunci jawaban di tengah pertanyaan mengenai bagaimana mengatasi persaingan yang sengit demi menarik wisatawan datang ke sebuah negara.

Wonderful Indonesia Festival adalah aksi nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia demi meraih kunjungan wisata yang diharapkan. Karena di sanalah hadir berbagai alasan mengapa Indonesia patut untuk dikunjungi, dirasakan & dinikmati. Melalui program promosi yang digagas oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, festival ini menjadi salah satu ajang yang mengusung tugas mulia yakni mewartakan berita baik perihal Indonesia kepada dunia.

Negara Thailand yang menyandang sebutan negara gajah putih, merupakan salah satu celah pasar di Asia Tenggara yang disasar oleh Indonesia demi mendatangkan turis asing ke tanah air. Karenanya segala upaya perlu dilakukan demi menarik perhatian masyarakat Thailand agar mereka sudi merogoh koceknya untuk terbang dan berlibur ke Indonesia. Terlebih saat ini ada tiga buah “Direct Flight” yang memudahkan rute kunjungan wisata dari Thailand ke Indonesia. Medan, Jakarta & Bali adalah kota yang menjadi simpul penerbangan langsung dari Thailand menuju Indonesia. Demi mencermati hal tersebut, Wonderful Indonesia Festival digelar di CentralWorld Square, Bangkok, Thailand yang berlangsung dari tanggal 17 – 19 November 2017. Dengan konsep Branding, Advertising & Selling (BAS), kegiatan ini diharapkan mampu mendobrak jumlah wisatawan manca negara khususnya pasar Thailand yang akan menyapa Indonesia.

Merupakan suatu kehormatan bagi saya, karena ditunjuk dan dipercaya untuk menjadi “Creative Director” kegiatan Wonderful Indonesia Festival di Thailand tersebut. Dengan mengambil tema “Indonesia : The Never Ending Story of Magical Lands & Legends”, sejumlah agenda kegiatan yakni “Art & Culture Performances ; Clothing & Craft Market ; Culinary Bazaar ; Interactive Activity & Workshop ; Intimate Music Concert dan Travel Fair”, menjadi bumbu-bumbu yang diolah ke dalam sebuah masakan Indonesia. Dalam merancang konsep dan mendesain festival ini, saya menggunakan pendekatan “Story Telling” sebagai jembatan komunikasi agar segala aktivitas yang hadir di sana dapat terhubung intim dengan pengunjung serta tercapai pesan yang diharapkan. Lima zona destinasi wisata yang menjadi pasar Thailand yakni Medan (1) ; Jakarta & Bandung (2) ; Jogjakarta, Solo & Semarang (3) ; Surabaya & Malang (4) ; serta Bali (5), semuanya dikemas ke dalam bentuk 5 cerita rakyat asal negeri khatulistiwa, Indonesia. Cerita Legenda Danau Toba dihadirkan demi menarik turis asing menyambangi Medan ; Legenda Lutung Kasarung demi menyasar Jakarta & Bandung ; Legenda Roro Jonggrang demi menyasar Jogjakarta, Solo & Semarang ; Legenda Keris Mpu Gandring demi menyasar Surabaya & Malang ; serta Legenda Barong demi menyasar Bali. Semuanya menjadi himpunan cerita yang akan didongengkan kepada masyarakat Thailand oleh para musisi, seniman, penari serta semua penampil melalui karya kreatifnya masing-masing.

Sejumlah nama yang mewakili Indonesia pun turut mencurahkan energi kreatifnya di Negeri Pagoda tersebut. Meski diserang terik panasnya cuaca Kota Bangkok yang sangat menyengat, namun para Kolaborator Indonesia tetap semangat menyuguhkan persembahan terbaiknya. Dari Bandung tercatat ada DJ Destiny, Kartwel Noesantara (Dadi Firmansyah / Karinding & Percussion, Arief Hendrawan / Percussion, Rian Andriawan / Percussion, Ariya Iim Nugraha / Wing Instrument & Percussion & Mohammad Nizar Novian / Percussion), Patrakomala (Ammy Kurniawan / Violin & Guitar, Opik Bape / Guitar, Arnie Christanti / Bass, Adisty Sofie Anggia / Drum, Rahma Sekar Savitri / Vocal & Ukulele Guitar, Kris Takarbessy /Vocal & Guitar. Dari Banten tercatat ada Sanggar Bina Seni Tari Raksa Budaya. Dari Cirebon tercatat ada Project Qiu (Nurhadi Nugroho / Rapper, Ivan Suwarno Putera / Rapper, Ajeng Rahayu / Rapper, Mayasari / Vocal, Ridzqy Marajuang Nasution / Rapper. Dari Jakarta tercatat ada Kamila (Ava Victoria / Alto & Violin, Mia Ismi Halida / MezzoSopran & Violin, Ana Achjuman / Sopran & Violin. Dari Jogajakarta tercatat ada Papermoon Puppet Theater & Jogja Fest. Dari Malang tercatat ada Malang Amore Carnival (Yoseph Agus Kristian / Carnival Player & Dancer, Leonardo Yofi Galih Fernando / Carnival Player & Dancer. Dan dari Thailand tercatat ada nama Artis & Penyanyi Pinky Sawika Chaiyadech.

Persatuan Mahasiswa Indonesia yang ada di Thailand (Permitha) pun turut bersinergi dengan menjadi relawan di kegiatan Wonderful Indonesia Festival ini. Mereka bahu membahu membantu dengan penuh ikhlas agar pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan lancar. Syukurnya festival ini banyak dipadati oleh ribuan pengunjung baik itu yang berasal dari masyarakat lokal Thailand hingga turis asing yang sedang berlibur di Thailand. Booth pameran yang berisi informasi serta “pop up” perihal wayang, batik, kain tenun, angklung dan bumbu masakan Indonesia laris dinikmati oleh pengunjung. Belum lagi booth kuliner, workshop, travel wishlist, foto dan travel fair pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Plus himpunan hiburan serta atraksi yang disajikan di area panggung utama menjadi menu spesial yang menjadi magnet bagi para pengunjung yang hadir di sana.

Kiranya segala jejak kolaborasi yang telah dihadirkan serta ditinggalkan di kegiatan Wonderful Indonesia Festival ini, dapat menjadi obor yang menyala abadi agar kemudian dapat terus diestafetkan kepada siapapun yang mencintai tanah air. Karena negeri kita tercinta ini memang sangat layak untuk diwartakan sehingga cahyanya tak kan berakhir padam, tak kan berakhir pudar, tak kan berakhir sirna. Selama ada pelita hati dan pelita jiwa bangsa Indonesia yang terus menerangi, sudah semestinya kita percaya bahwa negeri ini akan tetap menjadi taman bermain dan surga dunia.

***

Indonesia is a country with millions of stories that will never end. His charm is so enthralled that he is often called the jewel of the equator. Thousands of islands with all its magic has become a valuable tourism potential in the eyes of the world. But that does not mean we just sit back and relax just waiting for foreign tourists who visited the country. Picking up the ball is sometimes the key answer in the middle of the question of how to overcome fierce competition in order to attract tourists come to a country.

Wonderful Indonesia Festival is a real action undertaken by the Government of Indonesia in order to achieve the expected tourist visit. Because there are many reasons why Indonesia should be visited, felt & enjoyed. Through a promotional program initiated by the Ministry of Tourism of the Republic of Indonesia, this festival became one of the arena that carries the noble task of proclaiming good news about Indonesia to the world.

Thailand country that bears the title of white elephant country, is one of the market gaps in Southeast Asia targeted by Indonesia to bring foreign tourists to the country. Therefore all efforts need to be done to attract the attention of the Thai people so they willing to spend their money to fly and take a vacation to Indonesia. Especially now there are three “Direct Flight” which facilitate the route of tourist visits from Thailand to Indonesia. Medan, Jakarta & Bali is the city that became the direct flight node from Thailand to Indonesia. Look at these things, Wonderful Indonesia Festival held at CentralWorld Square, Bangkok, Thailand from 17 to 19 November 2017. With the concept of Branding, Advertising & Selling (BAS), this activity is expected to break down the number of foreign tourists, especially the Thai market will greet Indonesia.

It is an honor for me appointed and trusted to be the “Creative Director” of the Wonderful Indonesia Festival in Thailand. With the theme “Indonesia: The Never Ending Story of Magical Lands & Legends”, a number of activities agenda that is “Art & Culture Performances; Clothing & Craft Market; Culinary Bazaar; Interactive Activity & Workshop; Intimate Music Concert and Travel Fair “, all this agenda become the spices that are processed into an Indonesian cuisine. In designing the concept and designing this festival, I use the “Story Telling” approach as a bridge of communication so that all activities present there can be intimately connected with visitors as well as achieved the expected message. The five destinations of Thailand’s tourism destinations are Medan (1); Jakarta & Bandung (2); Jogjakarta, Solo & Semarang (3); Surabaya & Malang (4); as well as Bali (5), all packaged into the form of 5 folklore of the equator country of Indonesia. Legend story Lake Toba presented to attract foreign tourists visited Medan; Legend of Lutung Kasarung for targeting Jakarta & Bandung; Legend Roro Jonggrang for targeting Jogjakarta, Solo & Semarang; Legend Keris Mpu Gandring for targeting Surabaya & Malang; and Legend Barong to target Bali. Everything becomes a collection of stories that will be told to the people of Thailand by the musicians, artists, dancers and all the performers through their creative work.

A number of names that represent Indonesia also helped to devote creative energy in the Pagoda Country. Despite the blazing heat of Bangkok City’s stinging weather, but the Indonesian Collaborators keep the spirit of presenting his best offerings. From Bandung we have DJ Destiny, Kartwel Noesantara (Dadi Firmansyah / Karinding & Percussion, Arief Hendrawan / Percussion, Rian Andriawan / Percussion, Ariya Iim Nugraha / Wing Instrument & Percussion & Mohammad Nizar Novian / Percussion), Patrakomala (Ammy Kurniawan / Violin & Guitar, Opik Bape / Guitar, Arnie Christanti / Bass, Adisty Sofie Anggia / Drums, Rahma Sekar Savitri / Vocal & Ukulele Guitar, Kris Takarbessy / Vocal & Guitar. From Batam we have Studio Bina Dance Mercury Culture. From Cirebon we have Project Qiu (Nurhadi Nugroho / Rapper, Ivan Suwarno Son / Rapper, Maya Rahayu / Rapper, Mayasari / Vocal, Ridzqy Marajuang Nasution / rapper. From Jakarta we have Kamila (Ava Victoria / Alto & Violin, Mia Ismi Halide / MezzoSopran & Violin, Ana Achjuman / Soprano and Violin. From Jogajakarta we have Papermoon Puppet Theater and Jogja Fest. From Malang we have Malang Amore Carnival (Yoseph Agus Kristian / Carnival Player and Dancer, Leonardo Yofi Galih Fernando / Carnival Player & Dancer. And from Thailand there is the name of Artist & Singer Pinky Sawika Chaiyadech.

Indonesian Student Association in Thailand (Permitha) also joined together to become a volunteer in the activities of Wonderful Indonesia Festival. They work together to help sincerely so that the implementation of this activity goes smoothly. Thankfully this festival is crowded by thousands of visitors either coming from local Thai people to foreign tourists who are on holiday in Thailand. The exhibition booth that contains information and “pop up” about wayang, batik, woven cloth, angklung and spices of Indonesia’s best-selling cuisine enjoyed by visitors. Not to mention the culinary booth, workshop, travel wishlist, photos and travel fair was a special attraction for visitors. Plus the set of entertainment and attractions are presented in the main stage area into a special menu that becomes a magnet for the visitors who are present there.

May all the traces of collaboration that has been presented and abandoned in the activities of Wonderful Indonesia Festival, can be a torch that burns eternally so that later can continue to give by to anyone who loves the homeland. Because our beloved country is very worthy to be proclaimed so that the light will not end off, will not end up faded, will not end disappear. As long as there are lights of the heart and light of the soul of the nation that continues to illuminate, we should believe that this country will remain a playground and a paradise of the world.

DSCF8254

DSCF9299

DSCF9963

DSCF9351

DSCF9354

DSCF8696

DSCF8812

DSCF8568

DSCF9575

DSCF8646

DSCF8600_blog

DSCF8683

DSCF8500_blog

DSCF9952

DSCF8689

DSCF9595

DSCF9741

DSCF9997

DSCF9836

DSCF0241

DSCF0577

DSCF9872

DSCF9902_blog

DSCF8912

DSCF0222

DSCF0326

DSCF0466

DSCF0140_blog

IMG_1008_blog

DSCF0544

DSCF9178

DSCF9093_blog

DSCF9774

IMG_1040_blog

IMG_1931

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

“Woman : Simplicity Of Life” | A Personal Photo Project by galih sedayu

leave a comment »

IMG_0646_blog

Pulosari Village | 17 July 2013

IMG_0544_blog

Pulosari Village | 17 July 2013

IMG_9458_blog

Pasir Impun Village | 31 May 2012

IMG_9151_blog

Pasir Impun Village | 31 May 2012

IMG_9462_blog

Pasir Impun Village | 31 May 2012

P1080494_blog

Banceuy Village | 2 February 2008

P1060401_blog

Banceuy Village | 9 January 2008

kampung banceuy_blog

Banceuy Village | 9 January 2008

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Written by Admin

October 18, 2017 at 1:00 am

“In The Name Of The Festivals” | Personal Photo Project by galih sedayu

leave a comment »

DSCF6080_blog

Asian African Carnival | Asia Africa, Bandung, West Java | 14 August 2016

IMG_0981_blog

Jabar Ngagaya | Diponegoro, Bandung, West Java | 20 September 2014

IMG_1024_blog

Jabar Ngagaya | Diponegoro, Bandung, West Java | 20 September 2014

IMG_1063_blog

Jabar Ngagaya | Diponegoro, Bandung, West Java | 20 September 2014

IMG_0905_blog

Jabar Ngagaya | Diponegoro, Bandung, West Java | 20 September 2014

street (84)_blog

Braga Festival | Asia Africa, Bandung, West Java | 26 December 2006

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Written by Admin

October 14, 2017 at 5:34 am

“Lost For Words” | A Personal Photo Project by galih sedayu

leave a comment »

Teks & Karya Foto / Text & Photographs : galih sedayu

Bagi saya, Fotografi adalah sebuah Kuasa, Cara & Seni Melihat. Melihat itu sendiri merupakan hasil kolaborasi antara rasa, wawasan dan empati yang dimiliki oleh seorang petualang cahaya atau pemotret. Bagaimana kita menciptakan bingkai-bingkai komposisi dari berbagai bentuk, garis, perspektif, tekstur, warna serta elemen visual lainnya untuk kemudian dilahirkan ke dalam janin sebuah citra. Citra yang berisi pixel-pixel visual sekaligus himpunan makna yang ditafsirkan di sana. Karenanya kadang sebuah karya foto menjadi multi arti. Namun demikian bukan berarti mesti banyak kata atau kalimat yang diungkapkan bagi karya foto tersebut. Biarlah gambar itu sendiri yang menjadi bahasa universal. Yang berbicara dalam hening, yang berdialog dalam sunyi, yang berkata dalam diam. Sendiri, tapi tak sendirian.

#65KaryaFoto

***

For me, Photography is a Power, Ways & Art of Seeing. Seeing itself is the result of a collaboration between the feelings, insights and empathy possessed by a light adventurer or photographer. How do we create frames of compositions of different shapes, lines, perspectives, textures, colors and other visual elements to be born into the fetus of an image. Images that contain visual pixels as well as the set of meanings interpreted there. Therefore sometimes a photograph to be multi meaning. However, that does not mean many words or sentences are expressed for the photographs. Let the image itself be the universal language. Who speaks in silence, dialoque in silence & talks in silence. Alone, but not lonely.

#65Photographs

DSCF7528_blog

ARUN / 26 October 2017

DSCF6392_blog

HUB / 5 September 2017

DSCF0594_blog

RHYME / 25 January 2017

DSCF3640_blog

KASTUBA / 15 March 2016

DSCF3479_blog

ECLIPSE / 9 March 2016

DSCF3581_BLOG

THIRSTY / 9 March 2016

DSCF2035_blog

SACRIFICE / 25 December 2015

IMG_8868_blog

BLUR / 19 December 2015

IMG_7927_blog

TRAVELING / 28 September 2015

IMG_7154_blog

COFFEE / 18 July 2015

IMG_7518_blog

SIN / 2 July 2015

IMG_6171_blog

DRIED / 30 June 2015

IMG_7309_BLOG

MAUNG / 1 April 2015

IMG_4049_BLOG

PROMISE / 3 February 2015

IMG_8842_blog

SPEED / 10 December 2014

03 daun (f)_BLOG

SINDORO / 9 August 2014

IMG_6148_BLOG

FUN / 2 August 2014

IMG_2685_blog

NIRVANA / 4 March 2014

IMG_1647_blog

LOOK / 2 March 2014

IMG_1503_blog

MISSING / 2 March 2014

IMG_0182

HALLO / 28 January 2014

IMG_9511

EAT / 11 January 2014

IMG_7504_BLOG

CROWD / 1 January 2014

IMG_7492_blog

NEW / 1 January 2014

IMG_7421_BLOG

YEAR / 31 December 2013

IMG_6567 2_BLOG

PASSING / 25 October 2013

bdg 02_2 hal_blog

ABOVE / 11 August 2013

IMG_2230_blog

BLIND / 29 July 2013

IMG_6187_blog

BARONG / 10 March 2013

IMG_7578_blog

STAIRS / 29 December 2012

IMG_8908_blog

JUNGLE / 26 December 2012

rivercinema 03_blog

RAIN / 22 December 2012

IMG_5610_blog

BUBBLES / 29 July 2012

IMG_2963_blog

DIAGONAL / 10 July 2012

IMG_2807_blog

WALK / 10 July 2012

IMG_4547_BLOG

LIGHT / 13 June 2012

IMG_1750_BLOG

FLAG / 3 May 2012

IMG_1992_BLOG

SIT / 3 May 2012

APC_2351_blog

KISS / 12 October 2011

APC_2517_blog

SACRED / 12 October 2011

DSC_8600_BLOG

LOST / 9 March 2010

SONY DSC

ENDEMIC / 14 November 2008

P1170157_blog

ARCH / 13 September 2008

gempa_BLOG

QUAKE / 4 September 2009

P1160929_blog

SAIL / 28 August 2008

DSC_6227_blog

LUST / 4 June 2008

P1120860_blog

FLY / 14 May 2008

P1100703_blog

CLICK / 19 March 2008

P1090274_blog

RUN / 21 February 2008

P1080695_blog

ARTDECO / 4 February 2008

P1080594_blog

DEW / 2 February 2008

fine art (165)_blog

STARE / 8 August 2007

fine art (121)_blog

FACE / 31 January 2007

fine art (133)_blog

WOOD / 6 November 2006

fine art (6)_blog

TIME / 4 March 2005

fine art (14)_BLOG

CLIMB / 22 April 2004

fine art (39)_blog

JOY / 2001

fine art (62)_blog

DISHES / 2001

fine art (65)_blog

SAILING / 2001

fine art (50)_blog

GOD / 2001

fine art (40)_blog

BLOOM / 2001

fine art (52)_BLOG

HARMONY / 2000

fine art (43)_blog

OFFERING / 2000

fine art (9)_BLOG

BIMA / 1999

jabar (2)_BLOG

GOLD / 1998

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Written by Admin

September 25, 2017 at 7:28 am

“I’ve Just Seen A Face” | A Personal Photo Project by galih sedayu

leave a comment »

Teks & Karya Foto / Text & Photographs : galih sedayu

Sejatinya setiap manusia adalah citra Sang Semesta. Keajaibannya, tak satupun Sang Kuasa menciptakan manusia yang benar-benar sama dari ujung rambut hingga ujung kaki. Termasuk rupa wajah seseorang yang memiliki magnet keunikannya masing-masing. Oleh karenanya, kita diberikan anugerah untuk dapat mengenal sosok pribadi seseorang terutama dari raut wajahnya. Dimana setiap wajah merefleksikan berbagai kisah ceritanya sendiri. Tali persahabatan pun pada umumnya dijalin melalui proses mengenali wajah terlebih dahulu. Begitupun dengan perkenalan dan persahabatan yang saya bangun dengan semua orang yang telah saya jumpai. Himpunan cuplikan beku ini saya arsipkan demi mempelajari kembali karakter manusia seperti apa yang telah saya lihat dan telah saya rekam dalam kehidupan ini. Untuk kemudian menjadi sebuah jurnal ingatan abadi bahwasanya perkenalan tak layak untuk dilupakan dan persahabatan tak kan lekang oleh waktu. Agar kita semakin menghargai manusia dan sungguh percaya bahwa bila kita menanam serta memelihara manusia, panen kebahagiaan akan kita tuai selamanya.

#96Potret

***

Indeed every human being is the image of the Universe. The miracle, none of the Power of Creation created the same human from head to toe. Includes the face of someone who has a magnet uniqueness of each. Therefore, we are given the grace to be able to recognize a person’s personal figure, especially from the look on his face. Where each face reflects their own story. Friendship ropes are generally woven through the process of recognizing the face first. Likewise with the introductions and friendships I built with everyone I have met. This set of frozen snippets I archive for the sake of redefining the human character of what I have seen and recorded in this life. To then become a journal of perpetual memory that the introduction is not worth to be forgotten and friendship will not be timeless. In order for us to respect people more and truly believe that if we plant and nurture humans, the harvest of happiness will we reap forever.

#96Photos

DSCF9836_blog

Joseph Agus Kristian / Founder at Malang Amore Carnival / Bangkok, Thailand / 18 November 2017

DSCF8185_bw_blog

Buabucha / Thai Host & News Anchor / Westin Hotel, Bangkok, Thailand / 15 November 2017

DSCF6702_blog

Rendra Manaba / Founder at Kendari Kreatif / Makassar – Gamarra Hotel / 8 September 2017

DSCF6713_blog

Ricky Pesik / Head Deputy of Indonesian Agency for Creative Economy / Makassar – Gamarra Hotel / 8 September 2017

DSCF6125_blog

Dynand Fariz / Founder at Jember Fashion Carnival / Bandung – Diponegoro Boulevard / 26 August 2017

dscf8200_bw_blog

Teresa Irene / My Sister In Law / Bandung – Bumi Sangkuriang / November 2016

dscf6635_blog

Zaini Alif / Artist & Founder at Hong Community / Lombok – Seger Beach / 27 August 2016

DSCF4959_blog

Adi Panuntun / Video Mapping Artist & Founder at Sembilan Matahari / Cicaheum – Bandung / 7 May 2016

lia_blog

Atalia Kamil / Wife of Ridwan Kamil / Bandung – Husein Airport / April 2016

dscf3773_bw_blog

Fiki Satari / Chairman at Bandung Creative City Forum / Sidoarjo  / 30 March 2016

dscf3911_blog

Gustaff H Iskandar / Artist & Founder at Common Room / Malang / 31 March 2016

dscf3411_blog

Herman Effendy [RIP] / Stage Photographer / Bandung – Braga City Walk / 27 February 2016

dscf3414_blog

Krisna Satmoko {Chees} / Photographer / Bandung – Braga City Walk / 27 February 2016

dscf3398_blog

Utami Dewi Godjali / Artist & Photographer / Bandung – AFN Library / 26 February 2016

dscf1536_blog

Aat Soeratin / Artist & Founder at Rumah Nusantara / Bandung – Roemah Enak Enak / 14 December 2015

dscf0532_blog

Obin Ousbourne / Artist & Founder at Tatanggaranda83 / Penang – Malaysia / 29 November 2015

dscf0529_blog

Dina Dellyana / Musian, Lecturer & Co-Founder at HMGNC / Penang – Malaysia / 29 November 2015

tya-07_blog_square

Christine Listya [RIP] / My Lovely Wife / Bali – Padang Padang Beach / 2015

pochang

Hari Pochang / Musician & Photographer / Bandung – Film Park / 21 April 2015

img_7130

Paul Tedjasurja / Photographer of Asian African Conference 1955 / Bandung – Holis – Paul’s House / 2015

wulan

Dwi Wulan Nurmarliani / Deaf Student / Bandung – Surapati Core – AFN Office  / 2015

img_6201_blog

Jaka Balloeng / Diffable Illustrator Artist / Solo  / 2014

img_0242_blog

Ridwan Kamil / Bandung City Mayor / Hamamatsu – Japan / 2014

img_5230_blog

Tegep Octaviansyah / Founder at Tegep Boots & Comrades Motocycle / Georgetown – Malaysia / 2014

img_4387_bw_blog

Irawati Durban / Traditional Dancer & Interior Designer / Bandung – Ciumbuleuit / 2014

img_8707_bw_low

Arin Dwihartanto Sunaryo / Painting Artist / Bandung – Cigadung / 2014

img_3605_blog

Ida Arimurti / Radio Host / Jakarta – Grand Mahakam Hotel / 2013

tata_blog

Tata Soemardi [RIP] / Urban Designer / Bandung – Babakan Siliwangi World City Forest / 2013

img_5607_blog

Dwinita Larasati / Lecturer & Graphic Diary Maker / Bandung – City Hall / 2013

img_2698_bw

Cicilia Shierley Ekawati Susila / My Mom In Law / Lembang – Floating Market / 2013

kiki-02

Kiki / College Student / Bandung – Bumi Sangkuriang / 2013

mamik-bali1

Ni Ketut Asmi / My Balinesse Mother & Antique Dealer / Bali – Celuk / 2013

IMG_7537_blog

Monkey Dance Player / Bandung – Kampung Dago Pojok / 29 December 2012

img_5624_blog

Riza Marlon / Wildlife Photographer / Bandung – AFN Library / 2012

07

Shitta Natashia / Co-Founder at Bandung Cycle Chic / Bandung – Monumen Parjuangan Rakyat Jawa Barat / 2012

08

Gadis Azahra / Co-Founder at Bandung Cycle Chic / Bandung – Monumen Parjuangan Rakyat Jawa Barat / 2012

img_9672_blog

Ridwannulhakim {Wandut} / College Student / Bandung – Cikapundung Timur Boulevard / 2012

bottle-smoker_bw_blog

Bottlesmoker {Angkuy & Nobie} / Bedroom Musician / Bandung – Ciwalk / 2012

irvan-noeman_bw_blog

Irvan A.Noeman [RIP] / Designer & Founder at BD+A Design / Bandung – Sensa Hotel / 2012

pidibaiq

Pidi Baiq / Artist & Writer / Bandung – Purnawarman / 2012

img_0253_blog

Ginan Koesmayadi / Founder at Rumah Cemara & Vocalis at Jeruji / Bandung – Lapangan Bawet / 2012

wiwie_bw_blog

Vilia Indahwati / My Childhood Friend / Jakarta / 2012

michelle_bw_blog

Michelle Ewers / My Childhood Friend / Jakarta / 2012

img_2896_blog

Dorothea Komyana / My Mother / Cipanas – Prameswari Hotel / 2012

eyang1

Eyang Memet / Environmental Activist / Soreang / 2011

shohei-matsunaga

Shohei Matsunaga / Football Player / Bandung – AFN Studio / 2011

dablo2

Dablo / Mime Artist / Bandung – AFN Studio / 2011

rama-surya_blog

Rama Surya / Photographer / Bandung – Surapati Core / 2011

don-hasman

Don Hasman / Photographer / Jakarta / 2011

tisna-sanjaya

Tisna Sanjaya / Artist & Founder at Imah Budaya {IBU} Cigondewah  / Bandung – Dago / 2011

atep

Atep Rizal / Football Player / Bandung – Padjajaran Boulevard – PT Daya Adira Mustika Office / 2011

airlangga-sucipto

Airlangga Sucipto / Football Player / Bandung – Padjajaran Boulecard – PT Daya Adira Mustika Office / 2011

nurul2

Nurulita / Fashion Photographer / Bandung / 2010

wawan-s

Wawan Sofwan / Actor / Bandung – Sasana Budaya Ganesha Roof Top / 2010

dsc_9077_bw_blog

Iwan Zein / Radio Host / Bandung – Taman Pramuka / 2010

ariani

Ariani Darmawan / Founder at Kineruku / Bandung – Hegarmanah Boulevard  / 2010

wawan-juanda

Wawan Juanda / Founder at Republic of Entertainment / Bandung – Gedung Sate / 2010

ivana

Ivana Stojakovic / Artist / Bandung – Dago Tea House / 2010

dada-rosada1

Dada Rosada / Bandung Mayor [2003-2013] / Bandung – Pusdai / 2009

remi-silado

Remy Sylado / Author, Actor & Musician / Bandung – YPK Building / 2009

arman-jamparing

Arman Jamparing / Artist / Bandung – Dago Boulevard / 2009

vitha

Vitha / Vocalist & Musician / Bandung – Vila Isola / 2009

kris-takarbessy

Kris Takarbessy / Vocalist & Guitar Player at Cozy Street Corner / Bandung – Tahura Forest / 2009

sariban

Sariban / Environmental Activist / Bandung – Gasibu / 2009

sunu

Sunu / Pointilism Artist / Bandung – Gatot Subroto Boulevard / 2009

darso

Darso [RIP] / Artist & Musician / Bandung – Pusdai / 2009

ingriyanti

Ingriyanti [Tante Ing] / Founder at Jonas Photo / Bandung – Jonas Photo / 2009

dodi1

Dodi Suryanata Sukmana / Photographer & Make Up Artist / Bandung / 2009

sonny-soeng

Sonny Soeng / Co-Founder at Toko You / Bandung – Toko You / 2009

anggie4

Anggie / Model / Bandung – Arjuna Hotel / 2009

rosid

Rosid / Artist / Bandung – Cigadung / 2009

agus1

Agus / Street Homeless / Bandung  / 2009

wiwit-setyoko1

Wiwit Setyoko / Photographer / Bandung  / 2009

mukti-mukti1

Mukti Mukti / Musician / Bandung – YPK Building / 2009

dewi

Dewi / Model / Bandung / 2008

marius-mamora

Marius Mamora / Visual Artist & Spiritual Consultant / Bandung – Taman Pramuka / 2008

audy2

Audy / Musian / Bandung – Cigadung / 2008

deni-vw

Denny F Kusumah / Founder at VW 100% / Bandung – Taman Pramuka Boulevard – AFN Office / 2008

oscar

Oscar Motuloh / Photo Journalist & Curator / Bandung – Cloud 9 Cafe / 2008

p1120671

Dudi Sugandi / Photo Jornalist / Jakarta – GFJA / 2008

marius-widiarto1

Marius Widiarto [Mas Wied] / Founder at C59 / Bandung – Riau Boulevard / 2008

Setiady Tanzil_blog

Setiady Tanzil (RIP) / Photographer / Bandung  / 27 April 2008

sudarsono-katam1

Sudarsono Katam / Writer / Bandung / 2008

bambang-sugiharto

Bambang Sugiharto / Philosopher & Lecturer / Bandung – Nias Boulevard / 2008

jusuf-kala1

Jusuf Kala / Vice President of Indonesia / Jakarta / 2008

faces (29)_blog

Toyip / Amateur Photographer / Bandung / 20 September 2007

my-grand-ma

Iyum Mariyum / My Grand Mother / Cipanas – Home / 2007

istiono1

Istiono / Chief Police Officer / Pangalengan / 2004

kayat

Agustinus Michael Kayat / My Father / Cipanas – Home / 2004

laluna

Manik Prajana / Vocalist at Laluna Band / Bandung – Pasang Boulevard – AFN Studio / 2004

gus-dur

Abdurrahman Wahid {Gus Dur} / Indonesian President / Jakarta / 2004

fennica-02

Fennica Tresna / Model / Bandung – Mangga Boulevard – Papyrus Photo / 2003

sarah-01

Sarah Scott Ochsner / Model / Bandung – Braga / 2003

dira-sugandi

Dira Sugandi / Jazz Singer / Bandung – Progo Boulevard / 2002

tina

Tina Yekti Lestari / High School Student / Bandung – Mangga Boulevard – Papyrus Photo / 2002

marissa

Marissa / Model & College Student / Bandung – Progo Boulevard / 2001

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

“Upaya Menyelesaikan Bandung” | Foto Cerita Perjalanan Fiki Satari Sebagai Bakal Calon Wali Kota Bandung 2018 – 2023

leave a comment »

Teks & Foto : galih sedayu

9 tahun lamanya saya menjalin persahabatan dengan Fiki Satari. Tepatnya tahun 2008 di Kota Bandung, dimana saya dipertemukan serta diperkenalkan dengan seorang Fiki Satari bersamaan dengan Ridwan Kamil yang kini menjadi Wali Kota Bandung. Momen Helar Fest, sebuah festival kota yang digagas oleh Bandung Creative City Forum {BCCF} menjadi saksi waktu awal perkenalan saya dengan kedua orang yang kini menjadi sahabat baik tersebut. Ridwan Kamil & Fiki Satari adalah dua orang sahabat yang banyak menghadirkan perubahan dalam hidup saya kelak. Berkat daya magnet mereka berdua, saya pun akhirnya masuk ke dalam “Jebakan Batman” dan terjun menjadi “Volunteer” di organisasi nirlaba BCCF yang baru mereka dirikan pada tahun itu. Saat itu Ridwan Kamil menjadi ketua BCCF, Fiki Satari menjadi Direktur Program BCCF dan saya pun langsung diminta menjadi Sekertaris Program BCCF. Entah kenapa saya seperti dihipnotis dan langsung terpikat untuk bergabung dengan pergerakkan mereka serta terlibat aktif dalam menjalankan program-program yang kelak tercatat manis oleh sejarah Kota Bandung. Dari mulai aktivasi ruang publik, kampanye lingkungan hidup, pendidikan kreativitas, pemberdayaan warga kota, hingga jejaring komunitas, semuanya dilakoni dengan senang hati.

Pada tahun 2013, ternyata takdir menyatakan pesannya pada sahabat saya Ridwan Kamil untuk menjadi Wali Kota Bandung hingga tahun 2018. Bersamaan dengan berakhirnya masa kepemimpinan Ridwan Kamil sebagai ketua BCCF dan dimulainya tanggung jawab baru sebagai Wali Kota Bandung, maka setelah itu tongkat estafet kepemimpinan BCCF periode 2013 – 2018 dipegang oleh Fiki Satari. Saya pun menggantikan Fiki Satari sebagai Direktur Program BCCF. Alhasil setelah itu, saya banyak menghabiskan waktu bersama Fiki Satari di organisasi BCCF dengan segudang programnya. Dengan program-program unggulan BCCF di era Fiki Satari yakni Helarfest, Kampung Kreatif, Simpul Institute, dan DesignAction.bdg, organisasi ini bertransformasi menjadi sebuah gerakan komunitas yang lebih matang dengan menerapkan metodologi “Design Thinking” serta konsep “Urban Acupuncture” dalam melahirkan jejak-jejak kreativitas bagi Kota Bandung. Kini BCCF semakin pesat berkembang dan menjadi pusat perhatian komunitas lain di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia.

Waktu demi waktu berlalu, dan karena waktu itu pula saya semakin mengenal pribadi seorang Fiki Satari. Bagi saya, Fiki Satari adalah seorang pria yang penuh tanggung-jawab, seorang pemuda yang kreatif, seorang ayah yang humanis, serta seorang sahabat yang tulus. Dari Fiki Satari saya banyak belajar tentang bagaimana membangun sebuah tim, bagaimana melahirkan kolaborasi, dan bagaimana mencari solusi dari setiap permasalahan. Ia seorang pemuda yang penuh energi, memiliki semangat dan pantang menyerah. Fiki Satari menjadi semacam perekat dan tali simpul yang baik bagi keberlangsungan sebuah persahabatan maupun organisasi. “Menyelesaikan sesuatu” barangkali adalah nama tengah yang layak disandang olehnya.

Seabrek kesibukan dan tanggung jawab digeluti oleh Fiki Satari demi kecintaan dan “Rasa Nyaah” nya terhadap Kota Bandung. Fiki Satari adalah Pemilik, Produser Eksekutif M4AI Records Independent Music Company (2002 – sekarang), dengan The Milo sebagai salah satu artist yang diorbitkan. Fiki Satari adalah Pelopor Tim Kelompok Kerja Ekonomi Kreatif Rumah Transisi Jokowi-JK (2012), yang mengampu tugas untuk menyusun lembar kerja bidang Ekonomi Kreatif. Fiki Satari adalah Formatur & Pengarah Indonesia Creative Cities Network / ICCN (2012 – sekarang), sebuah jejaring kabupaten & kota kreatif di Indonesia. Fiki Satari adalah Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kota Bandung (2017 – 2019) yang diinisiasi oleh PBNU. Fiki Satari adalah Host yang mengampu acara bincang-bincang di Radio PRfm dengan tajuk Muda.bdg (2013 – 2017). Fiki Satari adalah Pemilik PT. Idealog Komunikasi Kreatif (2015 – sekarang). Fiki Satari adalah Ketua Karang Taruna Kota Bandung (2014 – 2019). Fiki Satari adalah Mentor Creative & Cultural Entrepreneurship Program, Master of Business Administration, Institute of Technology Bandung / CCE MBA ITB (2013 – 2015). Fiki Satari adalah Ketua Tim Dossier UNESCO Creative Cities Network Management Team for Bandung (2012 – 2015), dimana pada tanggal 11 Desember 2015 UNESCO menerima Bandung dalam Jejaring Kota Kreatif tersebut. Fiki Satari adalah Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran Bandung (2008 – sekarang). Fiki Satari adalah ketua Kreative Independent Clothing Kommunity / KICK (2006 – 2009), yang merupakan gabungan para pelaku indutri clothing. Fiki Satari adalah pendiri Airplane Systm (1998 – sekarang), salah satu brand fesyen lokal kebanggaan Bandung. Dan masih banyak lagi “Fiki Satari adalah” lainnya, yang tentunya tak bisa disebutkan satu persatu.

Namun ternyata Sang Semesta membuka sebuah jalan lain bagi Fiki Satari di tahun 2017 ini. Dengan tekad yang bulat, Fiki Satari menyatakan dan memberanikan dirinya untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Bandung periode 2018 – 2023. Meski ia sadar bahwa keputusannya adalah sebuah proses dan perjalanan panjang, namun ia siap mengambil tanggung jawab itu dan akan memulai pertarungan tersebut dengan segala resikonya. Baginya alasan yang paling kuat adalah karena Bandung itu sendiri. Kota yang menjadikannya manusia hingga seperti sekarang. Kota yang sangat layak untuk diperjuangkan.

Pada tanggal 6 Juli 2017, Fiki Satari mulai mendaftarkan dirinya ke kantor Partai Demokrat sebagai salah satu bakal calon Wali Kota Bandung. Kemudian pada tanggal 6 Agustus 2017, Fiki Satari mendapat kesempatan untuk mengikuti Konvensi Bakal Calon Wali Kota Bandung 2018 – 2023 dari Partai Demokrat yang bertempat di Gedung GOR Padjajaran Bandung. Di depan peserta yang memadati acara konvensi tersebut, Fiki Satari memaparkan visi & misinya sebagai bakal calon pemimpin Kota Bandung dengan sederhana dan jelas. Di akhir acara, orang pertama yang ia hampiri dan ia peluk adalah ibunya. Karena ia tau benar bahwa tak mungkin menjalani ini semua tanpa restu dan doa dari ibunya. Setelah bertemu dengan istri dan anak-anaknya, Fiki Satari pun menghampiri para pendukungnya. Kemudian ia mengutarakan agar kita semua harus bisa menikmati prosesnya dalam suasana yang penuh damai. Ia pun menghimbau agar tak boleh ada kata benci atau hujatan yang keluar dari para pendukungnya yang dilontarkan terhadap para bakal calon Wali Kota Bandung lainnya.

Teruntuk sahabatku Kang Fiks…

Doa terbaik akan selalu saya lantunkan setiap hari untuk menemani perjalanan Kang Fiks yang berliku ini. Kiranya tetap berkarya, tetap mewarta, tetap bercahya demi Bandung. Jika Sang Semesta belum menentukan takdirnya agar Kang Fiks menjadi pemimpin Kota Bandung, maka terimalah dan tetap melakukan sesuatu untuk Bandung. Namun jika Sang Semesta menyatakan takdirnya sehingga kelak Kang Fiks menjadi pemimpin Kota Bandung, maka bersyukurlah dan pimpinlah Bandung dengan jejak nyata. Agar cita-cita menyelesaikan Bandung menjadi tuntas. Agar semangat melayani Bandung menjadi pemantiknya. Karena Bandung bukan hanya kota, namun Bandung adalah kita. Karena kita Bandung akan tetap ada. 

DSCF4254

DSCF4257

DSCF4272

DSCF4278

DSCF4293

DSCF4296

DSCF4301

DSCF4307

DSCF4309

DSCF4325

DSCF4332

DSCF4350

DSCF4354

DSCF5084

DSCF5054

DSCF5060

DSCF5110

DSCF5161

DSCF5184

DSCF5188

DSCF5208

DSCF5216

DSCF5231

DSCF5260

DSCF5295

DSCF5306

DSCF5313

DSCF5331

DSCF5334

DSCF5135

DSCF5142

DSCF5347

DSCF5360

DSCF5371

Copyright (c) by galih sedayu
All right reserved. No part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Written by Admin

August 10, 2017 at 11:52 am