I'LL FOLLOW THE SUN

Love, Light, Live by galih sedayu

Senandung Pagi Pedestrian Tokyo

with 4 comments

Teks & Foto : galih sedayu

Umumnya kota-kota besar di dunia selalu identik dengan berbagai problematika yang menyangkut isu mobilitas urban seperti kemacetan lalu lintas, kepadatan kendaraan bermotor, polusi udara, trotoar yang sempit, suara bising klakson dan ketidaknyamanan bagi pejalan kaki. Namun ternyata, berbagai cap tersebut tidaklah berlaku di kota tokyo yang didaulat menjadi ibu kota negara jepang tersebut. Suatu pagi saya berkesempatan untuk berjalan kaki di sekitar area shiba & roppongi di kota tokyo. Kebetulan cuaca pagi di kota yang dihuni oleh sekitar 12 juta penduduk tersebut sangatlah cerah kala itu. Mentari bersinar dengan senyumnya yang lebar dan kota tokyo pun menjadi terang dalam keseharian. Bersih, disiplin, tertib, nyaman dan aman. Hanya itulah kata-kata yang dapat terucap ketika saya mengalami menjadi seorang pedestrian dan merasakan sendiri atmosfir kota tokyo di pagi hari. Tak terlihat sampah yang berserakan, tak terlihat polisi yang lalu-lalang, tak terlihat banyaknya pengguna kendaraan pribadi. Tak terdengar pula bunyi klakson kendaraan bermotor, tak terdengar pula suara para pedagang liar, tak terdengar pula teriakan orang-orang di jalan. Yang saya rasakan saat itu bagaikan mendengarkan lantunan sebuah lagu berirama merdu di pagi hari yang ceria. Sungguh takjub rasanya ketika mengetahui bahwa kaum pejalan kaki mendapat tempat yang paling terhormat di sana. Disusul kemudian pengguna sepeda. Dan terakhir pemakai kendaraan bermotor. Hanya ada satu mimpi setelah melihat ini semua. Merindu bandung seperti tokyo, suatu saat nanti. Bagaimana caranya? Wartakanlah budaya ini kepada anak-anak dan ajarilah mereka.

Jepang, Tokyo, 9 Juni 2014

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

copyright (c) 2014 by galih sedayu 
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Advertisements

Written by Admin

June 13, 2014 at 11:35 am

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ini yang memang bikin kangen di Tokyo ya kang, Kota terpadat di dunia tapi justru sangat humanis untuk pekalan kaki.

    kalau ada waktu boleh berkunjung ke Blog saya juga kang, di http://www.galihmulya.blogspot.com

    Galih Mulya Nugraha

    June 8, 2015 at 3:21 am

    • Nah…itu dia gal. Hehe.
      Wah…kamu mah lebih jalan-jalan dari saya gal.
      Saya udah liat blog kamu. Mantap pisan.
      Tetap berkelana sampai ujung dunia gal /m\

      Admin

      June 8, 2015 at 4:12 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: