catch the dream
i-imagine #18
copyright (c) by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
sun touching
i-imagine #17
copyright (c) by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
rhythm
i-imagine #16
copyright (c) by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
minority
i-imagine #15
copyright (c) by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
there will be light
i-imagine #14
copyright (c) by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
Tetaplah Bangun Wahai Pemuda Bandung | Ngora Bandung | Bandung City Hall, 1 November 2014
oleh galih sedayu
Energi yang besar menuntut sebuah perhatian yang besar pula. Salah satunya terbangun dari apa yang dimiliki oleh anak-anak muda di Kota Bandung. Sekitar 70 % warga Kota Bandung terdiri dari anak-anak muda yang kerap mendambakan ruang-ruang demi menyalurkan potensi mereka yang terpendam. Energi yang berlebih ini, sudah seharusnya lah dapat ditangkap oleh Pemerintah Kota Bandung untuk kemudian dilepas kembali melalui berbagai kegiatan yang bersifat positif tentunya. Karena itu Dinas Pemuda & Olah Raga Pemerintah Kota Bandung mengadakan sebuah program perdana untuk mengumpulkan sinergi anak-anak muda Kota Bandung dalam sebuah kegiatan yang bernama “Ngora Bandung”. Program ini berisikan Pameran, Ekspresi dan Kumpul Komunitas Muda Bandung yang diselenggarakan pada tanggal 1 November 2014 di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana No.2 Bandung. Sebentuk festival yang biasanya dirayakan secara komunal. Sejatinya, festival ini bertujuan untuk menghimpun potensi dan jejak karya anak-anak muda bandung agar dapat diperlihatkan, dibagikan dan kemudian menjadi inspirasi bagi masyarakat indonesia. Kegiatan “Ngora Bandung” yang pertama kali ini mengambil tema “Young & Health”, sehingga edukasi tentang “kesehatan” bagi anak-anak muda bandung tersebut menjadi sebuah pernyataan yang penting dalam festival kolaborasi ini. Karena bila anak-anak muda bandung selalu sehat, karya-karyanya pun akan terus mengalir tiada henti. Acara “Ngora Bandung” ini menghadirkan berbagai komunitas sebagai simbol semangat kolaborasi. Diantaranya ada Bandung Bike Trial Community, Bandung Clean Action, Bandung Food Truck, Dance Cover Community, Djaringan Musang Lovers, Forum Club Motor Bandung, Growbox, Indo Runners, Komunitas Anti Rokok Bandung, Komunitas Pensil Kertas, Komunitas Pencinta Reptil Bandung, Palang Merah Indonesia, Parkour Bandung, Rumah Cemara, Taman Foto Bandung, Tarung Derajat, Unity Photonegraphy dan Urban Jedi. Kemudian terdapat pula sejumlah penampilan untuk memeriahkan acara “Ngora Bandung” yang disuguhkan dari berbagai musisi kota bandung diantaranya Bandung Beatbox, Escape Band, Ganiati, Kharismatik, Komunitas Seni Budaya, Rayme & The Wood, Roti Bakar, The Devil & The Deep Blue Sea, dan Ukulele Bandung. Sembari melihat ke depan, tentunya anak muda bandung harus dapat mengambil peran terbaiknya dalam menentukan cita & mimpi mereka. Terlebih karena mereka adalah tumpuan kaki tempat kota bandung berpijak, bahu tempat kota bandung bersandar, serta harapan tempat kota bandung berkarya. Karenanya, tetaplah bangun wahai pemuda bandung.
@galihsedayu | bandung, 1 november 2014
copyright (c) 2014 by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.
Anak Tukang Kayu Itu Bernama Jokowi
oleh galih sedayu
“SAATNYA BERGERAK BERSAMA”
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Damai Sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah menetapkan kami berdua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih 2014 – 2019.
Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada bapak Prabowo Subianto dan bapak Hatta Rajasa yang telah menjadi sahabat dalam kompetisi politik untuk mendapatkan mandat rakyat untuk memimpin negeri ini lima tahun ke depan.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Saya berharap, kemenangan rakyat ini akan melapangkan jalan untuk mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara kebudayaan.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, perbedaan pilihan politik seakan menjadi alasan untuk memisahkan kita. Padahal kita pahami bersama, bukan saja keragaman dan perbedaan adalah hal yang pasti ada dalam demokrasi, tapi juga bahwa hubungan-hubungan pada level masyarakat adalah tetap menjadi fondasi dari Indonesia yang satu.
Dengan kerendahan hati kami, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menyerukan kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk kembali ke takdir sejarahnya sebagai bangsa yang bersatu; bangsa yang satu, bangsa Indonesia. Pulihkan kembali hubungan keluarga dengan keluarga, tetangga dengan tetangga, serta teman dengan teman yang sempat renggang.
Kita bersama sama bertanggung-jawab untuk kembali membuktikan kepada diri kita, kepada bangsa-bangsa lain, dan terutama kepada anak-cucu kita, bahwa politik itu penuh keriangan; politik itu di dalamnya ada kegembiraan; politik itu ada kebajikan; politik itu adalah suatu pembebasan.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
Pemilihan Umum Presiden kali ini memunculkan optimisme baru bagi kita, bagi bangsa ini. Jiwa merdeka dan tanggung jawab politik bermekaran dalam jiwa generasi baru. Kesukarelaan yang telah lama terasa mati suri kini hadir kembali dengan semangat baru. Pemilihan Umum Presiden telah membawa politik ke sebuah fase baru bukan lagi sebagai sebuah peristiwa politik semata-mata, tetapi peristiwa kebudayaan. Apa yang ditunjukkan para relawan, mulai dari pekerja budaya dan seniman, sampai pengayuh becak, memberikan harapan bahwa ada semangat kegotong-royongan, yang tak pernah mati.
Semangat gotong royong itulah yang akan membuat bangsa Indonesia bukan saja akan sanggup bertahan dalam menghadapi tantangan, tapi juga dapat berkembang menjadi poros maritim dunia, locus dari peradaban besar politik masa depan.
Saya hakkul yakin bahwa perjuangan mencapai Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang berdikari dan Indonesia yang berkepribadian, hanya akan dapat tercapai dan terwujud apabila kita bergerak bersama.
INILAH SAATNYA BERGERAK BERSAMA!
Mulai sekarang, petani kembali ke sawah.
Nelayan kembali melaut
Anak kembali ke sekolah.
Pedagang kembali ke pasar.
Buruh kembali ke pabrik.
Karyawan kembali bekerja di kantor.
Lupakanlah nomor 1 dan lupakanlah nomor 2, marilah kembali ke Indonesia Raya.
Kita kuat karena bersatu, kita bersatu karena kuat!
Salam 3 Jari, Persatuan Indonesia!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya
Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!
Joko Widodo – Jusuf Kalla
* Tulisan ini merupakan pidato kemenangan presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla setelah penetapan hasil pemilihan presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum pada hari Selasa 22 Juli 2014 di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta
@galihsedayu | bandung, 22 juni 2014
copyright (c) 2014 by galih sedayu
all right reserved. no part of this pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.























