I'LL FOLLOW THE SUN

Love, Light, Live by galih sedayu

Implikasi Strategis Laporan Unesco Re|Shaping Policies For Creativity 2026 Bagi Kebijakan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

leave a comment »

Laporan Re|Shaping Policies for Creativity 2026 adalah edisi ke-4 laporan global UNESCO yang memantau implementasi Konvensi UNESCO 2005 tentang Perlindungan dan Promosi Keberagaman Ekspresi Budaya. Laporan ini disusun berdasarkan: data dari lebih dari 120 negara, analisis terhadap hampir 4.000 kebijakan budaya, serta laporan resmi pemerintah dan masyarakat sipil di seluruh dunia. Tujuan utamanya adah memahami bagaimana perubahan teknologi, ekonomi global, dan tata kelola sedang membentuk ulang ekosistem budaya dan kreativitas dunia. UNESCO menyimpulkan bahwa dunia kreativitas sedang berada pada titik balik historis. Pesan paling penting dari laporan UNESCO ini sebenarnya bukan sekadar soal budaya, tetapi perubahan cara pemerintah memahami pembangunan daerah. Selama ini Pemerintah dalam mengembangkan pariwisata selalu fokus pada kunjungan wisatawan dan pengembangan ekonomi kreatif selalu fokus pada produk dan event. Ke depan kebijakan perihal pengembangan Pariwisita dan Ekonomi Kreatif harus beralih menuju penguatan ekosistem kreatif berbasis manusia dan budaya lokal. Artinya, keberhasilan daerah tidak lagi diukur hanya dari jumlah wisatawan, jumlah festival, atau nilai transaksi, melainkan dari keberlanjutan pelaku kreatif, kualitas pengalaman budaya, serta kesejahteraan masyarakat lokal. Dalam konteks Kota Kreatif tentunya keberhasilan sebuah kota bukan tentang yang paling ramai dikunjungi melainkan kota yang memberikan ruang bagi kreativitas warga, melindungi pelaku budaya, serta menjadikan manusia sebagai pusat pembangunan. Ini semua tentunya membutuhkan peran pemerintah sebagai “Orkestrator Ekosistem”.

Laporan lengkap Re|Shaping Policies for Creativity 2026: https://unes.co/qpo6vh

Bandung, 5 Maret 2026

Galih Sedayu
Pemerhati Ekonomi Kreatif dan Pegiat Kota Kreatif

Leave a comment