I'LL FOLLOW THE SUN

Love, Light, Live by galih sedayu

Archive for the ‘Demonstrasi Hening Para Pengawal Hutan’ Category

Demonstrasi Hening Para Pengawal Hutan

with 3 comments

Teks & Foto : galih sedayu

Hutan Kota Babakan Siliwangi adalah salah satu kawasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung, sebuah kota yang dihuni lebih dari 2,5 juta penduduk. Karena di hutan yang berbentuk tapal kuda inilah 48 jenis pohon dan 24 jenis burung hidup dalam damai di sebuah lahan hijau seluas 3,8 hektar. Dalam sehari hutan yang dulunya dikenal dengan sebutan Lebak Gede ini mampu menghadirkan oksigen bagi 15.600 jiwa, sehingga ruang publik ini menjadi paru-paru Kota Bandung yang menjaga kualitas udara bagi kehidupan para warganya. Hutan inipun merupakan daerah luahan air (discharge) dan masih menyisakan satu mata air yang masih berfungsi di tebing sebelah timur laut. Bahkan pada tanggal 27 September 2011, Hutan Babakan Siliwangi ini ditahbiskan sebagai World City Forest atau Hutan Kota Dunia oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui United Nations Environment Programme (UNEP).

Namun sejak tahun 2007 Pemkot Bandung telah memberikan izin pengelolaan lahan hutan kota tersebut selama 20 tahun kepada PT Esa Gemilang Indah (EGI). Padahal sebagaimana amanat Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Pemerintah Kota Bandung seharusnya menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik minimal 30% dari seluruh wilayahnya. Namun demikian, Kota Bandung yang luasnya sekitar 17.000 hektar ini baru memenuhi sekitar 7% RTH. Di kawasan hutan inilah, PT EGI berencana akan membangun rumah makan di bekas lokasi rumah makan yang dulu terbakar.

Atas kejadian inilah akhirnya timbul gerakan kolektif dan upaya-upaya bersama dari warga Kota Bandung demi mempertahankan kelestarian hutan kota Babakan Siliwangi. Hutan ini menjadi ruang publik yang kerap diaktivasi oleh berbagai komunitas Kota Bandung sebagai penanda kecintaan warga. Sejarah pun mencatat nama-nama komunitas yang turut peduli terhadap kelangsungan hutan kota ini baik yang sifatnya bersimpati maupun berempati. Dari mulai Forum Warga Peduli Babakan Siliwangi, Sanggar Olah Seni (SOS) Babakan Siliwangi, Himpunan Peternak Domba dan Kambing (HPKD) Bandung, Lebak Siliwangi, Walhi Jabar, Bandung Inisiatip, Hayu Ulin di Baksil (HUB), Greeneration ID, Forum Hijau Bandung, Bandung Creative City Forum (BCCF), Grow Box, Sunday Smile Picnic, dan masih banyak lagi.

Jelang Pemilihan Walikota Bandung tahun 2013 ini, isu alih fungsi lahan hutan kota Babakan Siliwangi ini kembali memanas. Bahkan kemudian area sekeliling Hutan Kota ini dipagari dengan seng berwarna hijau seperti kemah kediaman para penebang hutan. Rupanya para pengawal hutan kota ini tak lantas berdiam diri saja. Pagar-pagar seng yang menutup serta menghalangi sejauh mata memandang ke arah dalam hutan pun dilukis melalui sentuhan kuas dan jemari dari sekelompok warga dan anak-anak muda Kota Bandung. Inilah uniknya Bandung. Bahkan dalam kemarahan, protes dan perlawanan pun, karya mereka masih menyeruakkan estetika keindahan yang melekat di dalamnya. Dalam himpunan visual mural itulah kita dapat melihat rasa marah, tangisan, kutukan yang justru kadang membuat kita tertawa. Tertawa dalam kesadaran bahwa suara mereka sesungguhnya benar adanya. Karenanya, diberkatilah para pengawal hutan kota Babakan Siliwangi. Yang menaruh harapan pada alam dan semesta. Yang melawan dengan cara apapun meski keliatan konyol. Mimpi mereka semua sama. Pohon-pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke dalam tanah, yang memberikan nafas dan nyawa bagi flora dan fauna, yang mewartakan cinta bagi kotanya. Bagi mereka hutan adalah tahta kemuliaan, luhur dari sejak semula dan tempat bait kudus bagi warga sebuah kota.

By the sacred grove, where the waters flow

We will come and go, in the forest

In the summer rain, we will meet again

We will come and go, in the forest

By the waterfall, I will hold you in my arms

We will meet again by the leafy glade

In the shade of the forest

With your long robes on, we will surely roam

By the ancient roads, I will take you home

To the forest.”

– Van Morrison, In the forest

Bandung, 10 April 2013

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

galih sedayu

copyright (c) 2013 by galih sedayu
all right reserved. no part of this writting & pictures may be reproduced in any form or by any means, electronic or mechanical including photocopy, recording or any another information storage and retrieval system, without prior permission in writing from photographer.

Advertisements